Lopenia, Vina (2024) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGGELAPAN SEPEDA MOTOR OLEH PENYIDIK POLRES SOLOK KOTA. skripsi thesis, Universitas Mahaputra Muhammad Yamin.
![]() |
Text
H24 028 vina lopebia_.pdf Download (697kB) |
Abstract
Tindak pidana penggelapan merupakan kejahatan yang sering terjadi di berbagai lapisan kalangan masyarakat, baik itu lapisan bawah maupun lapisan atas. seperti kasus tindak pidana penggelapan sepeda motor yang dilakukan di wilayah hukum Polres Solok Kota.Tindakan yang dilakukan oleh pelaku adalah suatu perbuatan melawan hukum positif dengan cara menggelapkan satu unit sepeda motor scoopy rekan kerjanya. Tindak pidana penggelapan ini dilakukan dengan cara meminjam sepeda motor milik korban dengan niat awal untuk membeli rokok, tetapi kemudian pelaku menggadaikan sepeda motor tersebut, yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sekiranya mencapai Rp 20.000.000, yang diatur dalam ketentuan Pasal 372 Undang-Undang Nomor 8 Tahun1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor oleh penyidik Polres Solok Kota?, apa kendalakendala penyidik dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor Polres Solok Kota?, bagaimana upaya penanggulangan tindak pidana penggelapan sepeda motor oleh penyidikPolres Solok Kota?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris dengan melakukan wawancara pada Satreskrim Polres Solok Kota, selain wawancara peneliti juga mengumpulkan data melalui studi dokumen dengan menggunakan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, yaitupenegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor telah dilakukan serangkaian penegakan hukum, dimulai dari tahap penyelidikan dan diakhiri pada tahap penyerahan berita acara pemeriksaan kepada Kejaksaan Negeri Solok. Adapun kendala-kendala yang dihadapi penyidik dalam penegakan hukum adalah bukti yang terbatas dan tersangka berdomisili tidak tetap atau berpindah-pindah. Dan upaya penanggulangan tindak pidana penggelapan sepeda motor yang dilakukan oleh penyidik yaitu, 1) melakukan sosialisasi kepada masyarakat, 2) melakukan kegiatan kring Reskrim, dan 3) mengumpulkan informan.
Item Type: | Thesis (skripsi) |
---|---|
Subjects: | Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
Depositing User: | Admin Pustaka |
Date Deposited: | 18 Mar 2025 06:57 |
Last Modified: | 18 Mar 2025 06:57 |
URI: | http://repository.ummy.ac.id/id/eprint/2275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |